Departemen Agronomi dan Hortikultura (AGH) adalah salah satu jurusan di IPB tentang budidaya tanaman. Awalnya saya tidak mengetahui hal tersebut. Sejak di SMA kelas tiga saya belum menemukan jurusan yang saya inginkan, hal ini membuat saya kebingungan ketika banyak universitas-universitas negeri maupun swasta yang berdatangan ke sekolah, baik dalam penyampaiannya dengan brosur atau presentasi langsung. Universitas-universitas tersebut memiliki banyak jurusan dan keunggulan masing-masing. Dengan tingkat kemampuan dan nilai yang tidak begitu bagus, saya berkeinginan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Surat seleksi masuk salah satu Universitas negeri pun datang, saya pun ikut mencoba mendaftar seleksi tersebut. Di Unversitas ini saya memutuskan memilih jurusan Teknik Pertanian, yang sebelumnya berdiskusi dengan teman tentang jurusan ini.

Tak lama berselang Surat USMI dari IPB datang, saya pun segera daftar. Setelah mendapat surat tersebut saya melihat jurusan-jurusan yang ada di IPB. Informasi tentang IPB saya begitu kurang, jadi saya berdiskusi dengan orang tua dan bertanya kepada saudara saya yang bersekolah di IPB. Setelah mendapat informasi yang cukup saya mulai memilih jurusan, akhirnya saya memilih dengan pilihan pertama yaitu Agronomi dan Hortikultura dan pilhan keduanya budidaya perairan. Alasan saya memilih pilihan pertama tersebut karena di keluarga saya belum ada yang masuk jurusan tentang pertanian.

Sebelum Ujian Akhir Nasional (UAN) saya mendapat surat bahwa saya diterima di Universitas negeri, tak lama kemudian saya diterima di IPB dengan pilihan pertama lewat jalur USMI. Pada akhirnya saya memutuskan untuk memilih IPB. Setelah diterimanya di IPB tersebut saya berusaha mengenal dan mengetahui jurusan yang saya pilih.

Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Agronomi adalah salah satu cabang dari ilmu pertanian. Cabang penting ilmu-ilmu pertanian ini merupakan salah satu ilmu terapan yang berbasis biologi/botani yang mempelajari pengaruh dan manipulasi berbagai komponen biotik (hidup) dan abiotik (tidak hidup) terhadap suatu individu atau sekumpulan individu tanaman untuk dimanfaatkan bagi kepentingan manusia. Cakupan aspek biotik meliputi individu itu sendiri, individu lain yang sejenis, atau individu lain yang berbeda jenis. Cakupan aspek abiotik meliputi semua komponen tidak hidup yang mempengaruhi kehidupan individu yang dipelajari, seperti tanah, cuaca dan iklim, topografi dan kebijakan ekonomi-politik.

Agronomi adalah ilmu yang mempelajari pengelolaan sumberdaya nabati dengan melakukan rekayasa terhadap lingkungan tumbuh, potensi genetik dan potensi fisiologinya dalam kegiatan produksi tanaman dan penanganan hasil dengan tujuan untuk pemenuhan kebutuhan pangan, sandang, bahan baku industri, obat-obatan dan rempah, serta kenyamanan hidup. Selain itu ada ilmu Hortikultura yang merupakan bagian dari ilmu pertanian juga. Hortikultura (horticulture) berasal dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) dan cultura (budidaya), dan dapat diartikan sebagai budidaya tanaman kebun. Bidang kerja hortikultura meliputi pembenihan, pembibitan, kultur jaringan, pemanenan, pengemasan dan pengiriman. Berbeda dengan Agronomi. hortikultura hanya mengolah tanaman buah (pomology), bunga (florikultura), sayuran (olerikultura), obat-obatan, dan taman (lansekap).

Setelah mengetahui tentang Agronomi dan Hortikultura dan pertanian, ternyata ilmu-ilmu tersebut sangat menarik dan memiliki banyak manfaat dalam kehidupan, khusunya makanan. Seperti dalam pidato Bung Karno di Baranangsiang, yaitu “Pertanian adalah soal hidup atau mati…”. Dari pengertian-pengertian dan statemen Bung Karno, saya jadi tidak ragu lagi untuk memilih Departemen Agronomi dan Hortikultura.

Hidup Pertanian.!

referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Agronomi

http://id.wikipedia.org/wiki/Hortikultura

http://id.wikipedia.org/wiki/Pertanian

http://agroland.wordpress.com/pengertian-agronomi/